Awal mula
Desa Sidomulyo terletak di wilayah pegunungan paling timur Kabupaten Jember, dekat lereng Gumitir. Sejak tahun 1987, desa ini menjalankan program PRPTE (Program Rehabilitasi dan Pengembangan Tanaman Ekspor), dengan komoditas utama kopi robusta beserta tanaman pelindungnya. Dari situlah kopi mulai jadi tulang punggung ekonomi warga. Ketakasi

Berkembang jadi sentra kopi
Desa ini dikenal sebagai salah satu sentra kopi utama di Kabupaten Jember, dengan sumber penghidupan masyarakat yang sebagian besar bergantung pada komoditas kopi — bahkan menurut warga setempat, dulu warga bisa berangkat haji langsung dari hasil panen kopi. Desa Sidomulyo juga jadi rujukan tamu dari berbagai daerah maupun luar negeri (Belanda, Jepang, Prancis, Korea Selatan, Australia) yang ingin belajar tentang kopi, termasuk mahasiswa dan peneliti dari Universitas Jember.
Industri pengolahan modern
Sejak 2007, salah satu pelaku usaha di desa ini (Ketakasi) sudah punya pabrik pengolahan kopi sendiri dengan mesin yang cukup memadai yang berkolaborasi dengan Universitas Jember untuk menghasilkan mutu biji kopi yang baik.
Puncak: menembus pasar ekspor
Sidomulyo mencatat sejarah nasional lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP):

- Pada 31 Agustus 2025, KDMP Sidomulyo melepas ekspor perdana kopi sekaligus ke tiga negara — Brunei Darussalam, Singapura, dan Hong Kong — dengan nilai total 78.000 dolar AS, bahkan sampai membuka kantor cabang di Brunei Darussalam.
- Pada 30 November 2025, KDMP Sidomulyo kembali melepas ekspor perdana sebesar 1 kontainer (20 ton) kopi ke Mesir, menjadikannya koperasi desa pertama di Indonesia yang melakukan ekspor langsung komoditas kopi ke luar negeri. Bupati Jember, Gus Fawait, menyebut ini sebagai momentum bersejarah, bukan hanya bagi Jember tapi juga bagi Indonesia.

Sekarang
Sidomulyo dikenal sebagai desa penghasil kopi robusta terbesar di Kabupaten Jember, hingga dinobatkan sebagai “Desa Devisa” oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur karena kemampuannya mengekspor produk ke mancanegara. Kini desa ini juga berkembang jadi tujuan wisata edukasi kopi, tempat pengunjung bisa belajar proses bertani kopi hingga jadi barista.



Leave a Reply