Konsorsium Universitas Di Indonesia Dorong Pertanian Kopi Adaptif Iklim Memulai Kegiatan di Jepang

Konsorsium Universitas Di Indonesia Dorong Pertanian Kopi Adaptif Iklim Memulai Kegiatan di Jepang
admin Avatar

Konsorsium Universitas Di Indonesia Dorong Pertanian Kopi Adaptif Iklim Memulai Kegiatan di Jepang

— MRKS INTELLIGENCE INC. Resmi Menjadi Kantor Perwakilan di Jepang untuk Mendukung Rantai Pasok Berkelanjutan dan Nilai Karbon —

Tokyo / Bogor, 7 November 2025

Perusahaan konsultasi bisnis Jepang MRKS INTELLIGENCE INC. (kantor pusat: Tokyo, Presiden Direktur: Morihiko Sato), yang berfokus pada pengembangan kerja sama antara Jepang dan Indonesia, telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan CiCoFest Coffee Indonesia, sebuah konsorsium universitas negeri di berbagai provinsi di Indonesia yang berpusat di Universitas Jember (Unej), Jawa Timur, dan dipimpin oleh Dr. Elida Novita.


Kerja sama ini bertujuan untuk memajukan penelitian dan penerapan bersama dalam bidang “Pertanian Kopi Adaptif Iklim (Climate-Resilient Coffee Agroforestry)”.

Tujuan dan Latar Belakang

CiCoFest (Climate Community-Based of Coffee from Social Forestry) merupakan konsorsium antaruniversitas di Indonesia yang bertujuan untuk memadukan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim melalui produksi kopi berbasis komunitas lokal.

Sebagian besar produksi kopi di Indonesia bergantung pada petani kecil (smallholder farmers).
Penelitian CiCoFest difokuskan pada pengembangan model produksi kopi adaptif iklim yang menggabungkan agroforestri (pertanian berbasis hutan) dan ekonomi sirkular, guna mewujudkan sistem produksi berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Konsorsium ini dipimpin oleh Universitas Jember dan melibatkan universitas negeri di Aceh, Jawa Barat, dan Kalimantan Utara dalam beberapa bidang penelitian utama berikut:

  • Penilaian Karbon dan Manajemen Karbon (Universitas Jember, Universitas Teuku Umar serta Universitas Borneo Tarakan)
    Menilai akumulasi karbon pada perkebunan kopi robusta, dengan hasil rata-rata penyerapan sebesar 103,48 ton CO₂-e/ha, serta mengusulkan model penataan pohon yang mengoptimalkan keseimbangan antara penyerapan karbon dan produktivitas.
  • Penerapan Ekonomi Sirkular (Universitas Padjadjaran)
    Mendorong penggunaan kembali limbah kopi melalui proses kompos dan biochar. Model ini telah diajukan sebagai paten di bawah konsep “Green Circular Economy”.
  • Dekarbonisasi dan Energi Terbarukan
    Mengembangkan usulan implementasi energi surya dan pemanfaatan limbah sebagai bahan bakar untuk mengurangi emisi CO₂ hingga 72%.
  • Kebijakan dan Implementasi Sosial (Universitas Borneo Tarakan)
    Bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk memasukkan hasil penelitian ke dalam dokumen kebijakan nasional (Naskah Kebijakan).

Peran MRKS

Melalui MoU ini, MRKS bertindak sebagai kantor perwakilan resmi CiCoFest di Jepang, berperan sebagai penghubung antara universitas di Indonesia dan perusahaan Jepang.


Fokus kerja sama ini adalah untuk mengembangkan model kolaborasi akademik-industri dan ESG yang menjembatani tahap penelitian hingga implementasi sosial (social implementation).
Kerja sama ini memberikan peluang bagi perusahaan Jepang untuk berpartisipasi sejak tahap penelitian, sebagai langkah awal menuju strategi pengadaan berkelanjutan dan dekarbonisasi jangka panjang.

Kegiatan Utama MRKS

• Dukungan Kolaborasi dan Penelitian Bersama

Berkolaborasi dengan universitas anggota CiCoFest dan komunitas lokal untuk merancang peluang bagi perusahaan Jepang berpartisipasi melalui kontribusi teknologi, penyediaan data, dan dukungan proyek percontohan,
khususnya di bidang dekarbonisasi, teknologi pertanian, dan sirkularitas sumber daya.

• Dukungan untuk Strategi ESG dan Dekarbonisasi

Menyusun hasil riset terkait produksi kopi oleh petani kecil dan agroforestri agar dapat dimanfaatkan oleh perusahaan Jepang sebagai referensi dalam:

  • pengurangan emisi Scope 3 (sesuai GHG Protocol),
  • pelaporan keberlanjutan (ESG/CSR),
  • serta persiapan untuk proyek carbon insetting dan kemitraan sosial di masa mendatang.

• Pembangunan Platform Kolaborasi dan Komunikasi

Menyelenggarakan seminar, berbagi data penelitian di bawah perjanjian NDA, dan menjembatani interaksi antara peneliti Indonesia dan pihak industri Jepang,
guna menciptakan ekosistem yang memfasilitasi langkah konkret bagi perusahaan yang ingin terlibat dalam tahap penelitian dan uji coba.

• Komunikasi Publik dan Advokasi Kebijakan

Berkoordinasi dengan media, lembaga pemerintah, dan akademisi untuk memperkuat penyebaran gagasan terkait dekarbonisasi, ekonomi berbasis modal alam, dan kolaborasi lintas sektor. Melalui kegiatan bersama ini, perusahaan dapat memperluas visibilitasnya dalam komunikasi keberlanjutan global.

Melalui inisiatif ini, MRKS berfungsi sebagai jembatan resmi antara jaringan riset Indonesia dan perusahaan Jepang dalam membangun dasar kolaborasi yang berorientasi pada nilai karbon, ekonomi sirkular, dan pembangunan inklusif berbasis komunitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *