Jember, 30 Juni 2025 – Konsorsium CicoFest Coffee Indonesia memulai langkah strategis untuk riset tahun 2025 dengan menggelar rapat koordinasi antar anggota di Universitas Jember. Rapat ini dihadiri oleh perwakilan dari empat universitas anggota konsorsium: Universitas Jember (UNEJ), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Teuku Umar (UTU), dan Universitas Borneo Tarakan (UBT).
Pertemuan ini membahas kondisi terkini agroforestry kopi di masing-masing lokus area studi. Selain itu, para anggota menyusun rencana pengembangan yang akan dilakukan secara kolaboratif di setiap lokasi, dengan memperhatikan konteks sosial, ekonomi, dan ekologi masing-masing wilayah.
Tahun ini, riset CicoFest mengusung tema “Meningkatkan Nilai Ekonomi Hijau Berbasis Agroforestry Kopi”. Tema ini lahir dari kesadaran bahwa agroforestry kopi memiliki potensi besar sebagai model pengelolaan hutan yang ramah iklim sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan.
Ketua CicoFest Coffee Indonesia, Dr. Elida Novita, menyampaikan harapannya agar riset ini dapat menjadi contoh praktik pengelolaan agroforestry kopi yang baik di Indonesia. “Kami ingin menunjukkan bahwa agroforestry kopi tidak hanya menjaga hutan dan memperkuat ketahanan iklim, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui nilai ekonomi hijau,” ujarnya.
Dengan semangat kolaborasi lintas universitas, CicoFest Coffee Indonesia bertekad menghadirkan inovasi dan solusi nyata untuk menjawab tantangan perubahan iklim melalui pendekatan berbasis komunitas. Konsorsium ini diharapkan menjadi pionir dalam membangun model agroforestry kopi yang holistik dan berkelanjutan di Indonesia.



Leave a Reply